Welcome

SELAMAT DATANG DI BLOG KUA KECAMATAN TALUN KABUPATEN CIREBON
Tampilkan postingan dengan label RENUNGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RENUNGAN. Tampilkan semua postingan

28 Maret 2017

PERJUANGAN SEORANG AYAH

PERJUANGAN SEORANG AYAH

Subuh tadi saya melewati sebuah rumah, 50 meter dari rumah saya dan melihat seorang isteri mengantar suaminya sampai pagar depan rumah.
"Yah, beras sudah habis loh..." ujar isterinya.
Suaminya hanya tersenyum dan bersiap melangkah, namun langkahnya terhenti oleh panggilan anaknya dari dalam rumah,
"Ayah..., besok Agus harus bayar uang praktek".
"Iya..." jawab sang Ayah.
Getir terdengar di telinga saya, apalah lagi bagi lelaki itu, saya bisa menduga langkahnya semakin berat.
Ngomong-ngomong, saya jadi ingat pesan anak saya semalam,
"besok beliin lengkeng ya" dan saya hanya menjawabnya dengan "Insya Allah" sambil berharap anak saya tak kecewa jika malam nanti tangan ini tak berjinjing buah kesukaannya itu.
Di kantor, seorang teman menerima SMS nyasar,
"jangan lupa, pulang beliin susu Nadia ya".
Kontan saja SMS itu membuat teman saya bingung dan sedikit berkelakar, "ini, anak siapa minta susunya ke siapa".
Saya pun sempat berpikir, mungkin jika SMS itu benar-benar sampai ke nomor sang Ayah, tambah satu gundah lagi yang bersemayam. Kalau tersedia cukup uang di kantong, tidaklah masalah.
Bagaimana jika sebaliknya?
Banyak para Ayah setiap pagi membawa serta gundah mereka, mengiringi setiap langkah hingga ke kantor. Keluhan isteri semalam tentang uang belanja yang sudah habis, bayaran sekolah anak yang tertunggak sejak bulan lalu, susu si kecil yang tersisa di sendok terakhir, bayar tagihan listrik, hutang di warung tetangga yang mulai sering mengganggu tidur, dan segunung gundah lain yang kerap membuatnya terlamun.
Tidak sedikit Ayah yang tangguh yang ingin membuat isterinya tersenyum, meyakinkan anak-anaknya tenang dengan satu kalimat, "Iya, nanti semua Ayah bereskan" meski dadanya bergemuruh kencang dan otaknya berputar mencari jalan untuk janjinya membereskan semua gundah yang ia genggam.
Maka sejarah pun berlangsung, banyak para Ayah yang berakhir di tali gantungan tak kuat menahan beban ekonomi yang semakin menjerat cekat lehernya. Baginya, tali gantungan tak bedanya dengan jeratan hutang dan rengekan keluarga yang tak pernah bisa ia sanggupi. Sama-sama menjerat, bedanya, tali gantungan menjerat lebih cepat dan tidak perlahan-lahan.
Tidak sedikit para Ayah yang membiarkan tangannya berlumuran darah sambil menggenggam sebilah pisau mengorbankan hak orang lain demi menuntaskan gundahnya. Walau akhirnya ia pun harus berakhir di dalam penjara. Yang pasti, tak henti tangis bayi di rumahnya, karena susu yang dijanjikan sang Ayah tak pernah terbeli.
Tak jarang para Ayah yang terpaksa menggadaikan keimanannya, menipu rekan sekantor, mendustai atasan dengan memanipulasi angka-angka, atau berbuat curang di balik meja teman sekerja. Isteri dan anak-anaknya tak pernah tahu dan tak pernah bertanya dari mana uang yang didapat sang Ayah. Halalkah? Karena yang penting teredam sudah gundah hari itu.
Teramat banyak para isteri dan anak-anak yang setia menunggu kepulangan Ayahnya, hingga larut namun yang ditunggu tak juga kembali. Sementara jauh disana, lelaki yang isteri dan anak-anaknya setia menunggu itu telah babak belur tak berkutik, hancur meregang nyawa, menahan sisa-sisa nafas terakhir setelah dihajar massa yang geram oleh aksi pencopetan yang dilakukannya. Sekali lagi, ada yang rela menanggung resiko ini demi segenggam gundah yang mesti ia tuntaskan.
Sungguh, diantara sekian banyak Ayah itu, saya teramat salut dengan sebagian Ayah lain yang tetap sabar menggenggam gundahnya, membawanya kembali ke rumah, menyertakannya dalam mimpi, mengadukannya dalam setiap sujud panjangnya di pertengahan malam, hingga membawanya kembali bersama pagi. Berharap ada rezeki yang Allah berikan hari itu, agar tuntas satu persatu gundah yang masih ia genggam.
Ayah yang ini, masih percaya bahwa Allah takkan membiarkan hamba-Nya berada dalam kekufuran akibat gundah-gundah yang tak pernah usai.
Ayah ini meyakini bahwa Allah tidak akan menguji seorang hamba kecuali sebatas hamba tersebut mampu memikulnya, dan Ia selalu berprasangka baik kepada Allah dengan meyakini bahwa tiada cobaan yang tidak berakhir dan Jalan keluar selalu akan datang kepada hamba-hamba yang hanya bersandar pada pertolongan dan kasih sayangNYA semata.
Para Ayah ini, yang akan menyelesaikan semua gundahnya tanpa harus menciptakan gundah baru bagi keluarganya. Karena ia takkan menuntaskan gundahnya dengan tali gantungan, atau dengan tangan berlumur darah, atau berakhir di balik jeruji pengap, atau bahkan membiarkan seseorang tak dikenal membawa kabar buruk tentang dirinya yang hangus dibakar massa setelah tertangkap basah mencopet.
Dan saya, sebagai Ayah, akan tetap menggenggam gundah saya dengan senyum. Saya yakin, Allah suka terhadap orang-orang yang tersenyum dan ringan melangkah di balik semua keluh dan gundahnya.
Semoga.

WANITA ISLAM TERBERSIH

Pakar Genetika : Wanita Terbersih Di Muka Bumi, Adalah Wanita Islam. 


Seorang pakar genetika Robert Guilhem mendeklarasikan keislamannya setelah terperangah kagum oleh ayat-ayat Al-Quran yang berbicara tentang Masa Iddah (yaitu masa tunggu selama tiga bulan bagi wanita, untuk boleh menikah lagi) bagi wanita Muslimah yang dicerai suaminya seperti yang diatur Islam.

Guilhem, membuktikan dalam penelitiannya, bahwa jejak rekam seorang laki-laki di tubuh wanita akan hilang setelah tiga bulan. Guilhem yakin dengan bukti-bukti ilmiahnya. Bukti-bukti itu menyimpulkan bahwa hubungan persetubuhan suami istri akan menyebabkan laki-laki meninggalkan sidik (rekam jejak) khususnya pada perempuan.

Jika pasangan ini setiap bulannya tidak melakukan persetubuhan maka sidik itu akan perlahan-lahan hilang antara 25-30 persen. Dan, setelah tiga bulan berlalu, maka sidik itu akan hilang secara keseluruhan.

Sehingga perempuan yang dicerai akan siap menerima sidik laki-laki lainnya. Bukti empiris ini mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penelitian dan pembuktian di sebuah perkampungan Afrika Muslim di Amerika. 

Dalam penelitiannya, ia menemukan bahwa setiap wanita Muslim di sana hanya mengandung dari jejak sidik pasangan mereka saja. Sementara penelitian ilmiah di sebuah perkampungan lain di Amerika (perkampungan non Muslim) membuktikan bahwa wanitanya yang hamil memiliki jejak sidik beberapa laki-laki, dua hingga tiga._ 

Artinya, wanita-wanita non Muslim di sana melakukan hubungan intim dengan laki-laki selain pernikahan yang sah. Yang mengagetkan sang pakar ini, adalah ketika dia melakukan penelitian ilmiah terhadap istrinya sendiri._ 

Ternyata ia menemukan istrinya memiliki tiga rekam sidik laki-laki, alias istrinya berselingkuh. Dari penelitiannya, hanya satu saja, dari tiga anaknya berasal dari dirinya, yaitu setelah ia melakukan test DNA terhadap anak anaknya._ 

Setelah penelitian-penelitian yang dilakukannya, ia meyakini bahwa hanya Islamlah yang menjaga martabat perempuan, dan menjaga keutuhan kehidupan sosial. Ia yakin, bahwa wanita muslimah** adalah wanita paling bersih di muka bumi ini._


Guru besar anatomi medis di Pusat Nasional Mesir, dan konsultan medis, Dr. Abdul Basith As-Sayyid menegaskan bahwa Robert Gelhem, pemimpin Yahudi di Albert Einstein College, dan pakar genetika ini mendeklarasikan masuk Islam, ketika ia mengetahui hakikat empiris ilmiah, dan kemukjizatan Al-Quran tentang penyebab penentuan iddah (masa tunggu) perempuan yang dicerai suaminya dengan masa 3 bulan. (Dian Bango Alamanda)_

http://beritaislampopuler.blogspot.co.id/2017/01/pakar-genetika-wanita-terbersih-di-muka.html?m=1# dari sumber: sharia.co.id_

HUKUM TRUK SAMPAH

HUKUM TRUK SAMPAH

Suatu hari saya naik taxi menuju ke Bandara. Taxi melaju pada jalur yang benar, ketika tiba2 sebuah mobil jeep hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depan kami, Supir taxi menginjak pedal rem dalam2 hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tsb.
Pengemudi mobil jeep hitam yg ngawur tsb mengeluarkan kepalanya & memaki maki ke arah kami.
Supir taxi hanya tersenyum & melambai pada orang tersebut. Saya sangat heran dan aneh dengan sikapnya itu.
Saya pun bertanya, "Mengapa bapak tidak marah bahkan tersenyum? Bukankah orang itu hampir merusak mobil bapak dan dapat saja mengirim kita ke rumah sakit?"
Ia menjelaskan, "Banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti kemarahan, kekecewaan, frustasi dan emosi negatif lainnya.
Seiring dg semakin penuh bak sampahnya, semakin mereka membutuhkan tempat untuk membuangnya & seringkali mereka membuangnya kepada anda.
Jangan ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, lalu lanjutkan hidup anda.
Jangan ambil sampah mereka untuk kembali membuangnya kepada orang lain yg anda temui di tempat kerja, di rumah atau dalam perjalanan."
Saat itulah saya belajar dari supir taxi bijak itu mengenai apa yg saya sebut "Hukum Truk Sampah".
Intinya, orang yg sukses dan bahagia adalah orang yg tidak membiarkan "truk sampah" mengambil alih hari2 mereka dg merusak suasana hati.
Hidup itu 10% mengenai apa yg anda buat dengannya dan 90% tentang bagaimana anda menyikapinya... 

You choose to be Happy or Grumpy...
Hidup ini jangan diisi dg penyesalan, maka cintailah orang yg memperlakukan anda dg baik, berdoalah bagi yg memperlakukan anda tidak baik.
Hidup bukan tentang bagaimana menunggu badai berlalu,
tapi tentang bagaimana belajar menari dlm hujan.
Jangan pernah menghakimi orang lain,
Berusahalah menjadi pribadi bijak & mencoba belajar mengerti orang lain.
Selamat Beraktifitas dan Berkarya..

28 Februari 2017

MEMOTONG SEJARAH ULAMA

*MEMOTONG SEJARAH ULAMA*

Dahulu, ada tokoh pendidikan internasional, namanya *Dr. Sudjatmoko* _(Rektor Universitas PBB).
Beliau pernah berkata, pada zaman akhir ini, alternatif pendidikan terbaik adalah *pondok pesantren,* dengan catatan: _*memakai manageman modern.*
Secara metode mengaji tetap memakai *salafiyah,* namun dalam hal tata-kelola menggunakan managemen *modern*.

Santri pondok pesantren itu ampuh. Di tanah Jawa ini, yang paling ditakuti penjajah Belanda adalah santri dan tarekat. Ada seorang santri yang juga penganut _tarekat,_ namanya *Abdul Hamid.*Ia lahir di Dusun _Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta. Mondok pertama kali di Tegalsari, Jetis, Ponorogo kepada _*KH Hasan Besari.* *Abdul Hamid* ngaji  kitab kuning kepada *Kyai Taftazani Kertosuro.* Ngaji _Tafsir Jalalain kepada *KH Baidlowi* Bagelen yang dikebumikan di Glodegan, Bantul, Jogjakarta. Terakhir *Abdul Hamid* ngaji ilmu hikmah  kepada *KH Nur Muhammad* Ngadiwongso, Salaman, Magelang. *Abdul Hamid* sangat berani dalam berperang melawan penjajah Belanda selama lima tahun, 1825-1830. *Abdul Hamid* wafat dan dikebumikan di *Makassar*, dekat Pantai Losari.
*Abdul Hamid* adalah _Putra *Sultan Hamengkubuwono ke-III*_ dari istri Pacitan, Jawa Timur.
*Abdul Hamid* patungnya memakai jubah dipasang di Alun-alun kota Magelang.
Menjadi nama di Kodam Jawa Tengah.
Terkenal dengan nama: *Pangeran Diponegoro.*
Belanda resah menghadapi perang Diponegoro._
Dalam kurun lima tahun itu, uang kas Hindia Belanda habis, bahkan punya banyak hutang luar negeri.
Nama aslinya *Abdul Hamid.*
Nama populernya *Diponegoro*.
Adapun nama lengkapnya adalah *Kyai Haji Bendoro Raden Mas Abdul Hamid Ontowiryo Mustahar Herucokro Senopati Ing Alogo Sayyidin Pranotogomo Amirul Mu’minin Khalifatullah Tanah Jawi Pangeran Diponegoro Pahlawan Goa Selarong.*

Tidak hanya *Diponegoro*, anak bangsa yang didik para ulama menjadi tokoh bangsa.

Diantaranya, di Yogjakarta ada seorang ulama bernama *Romo K Sulaiman Zainudin* di Kalasan Prambanan. Punya santri banyak, salah satunya bernama *Suwardi Suryaningrat.*
Suwardi Suryaningrat ini kemudian oleh pemerintah diangkat menjadi Bapak Pendidikan Nasional yang terkenal dengan nama *Ki Hajar Dewantara.* Jadi, *Ki Hajar Dewantara* itu santri, ngaji, murid seorang ulama besar.
Sayangnya, sejarah *Ki Hajar* mengaji _al-Quran_ tidak pernah diterangkan di sekolah-sekolah, yang diterangkan hanya *Ing Ngarso Sun Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.*
Itu sudah baik, namun belum komplit. Belum utuh.
Maka nantinya, untuk rekan-rekan guru, mohon diterangkan bahwa *Ki Hajar Dewantara* selain punya ajaran Tut Wuri Handayani, juga punya ajaran *al-Quran al-Karim.*

Perlu diketahui bahwa ketika Indonesia merdeka, ada *sayyid* warga Kauman Semarang yang mengajak bangsa kita untuk bersyukur. Sang  Sayyid tersebut menyusun lagu syukur. Dalam pelajaran Sekolah Dasar disebutkan *H Mutahar.*
H Mutahar Itu bukan Haji Muthahar, namun *Habib Husein Muthahar*, yang menciptakan lagu syukur. Beliau adalah Pakdhenya _Habib Umar Mutohar SH Semarang.
Jadi, yang menciptakan lagu syukur yang kita semua hafal adalah seorang *sayyid*, cucu baginda Nabi.
Mari kita nyanyikan bersama-sama.
*Dari yakinku teguh*_*Hati ikhlasku penuh*_*Akan karuniamu*_
*Tanah air pusaka*_*Indonesia merdeka*_*Syukur aku sembahkan*_
*Kehadiratmu tuhan*_

Itu yang menyusun cucu nabi, *Sayyid Husein Muthahar,* warga kauman Semarang. Akhirnya oleh pemerintah waktu itu diangkat menjadi Dirjen Pemuda dan Olahraga. Terakhir oleh pemerintah dipercaya menjadi Duta Besar di Vatikan, negara yang berpenduduk Katholik. Di Vatikan, *Habib Husein* tidak larut dengan kondisi, malah justeru membangun masjid. _Hebat !!!_

Lebih hebatnya lagi, *Habib Husein Muthahar* menyusun lagu yang hampir se-Indonesia hafal semua. Suatu ketika *Habib Husein Muthahar* sedang duduk, lalu mendengar adzan shalat dzuhur. Sampai pada kalimat _*hayya alas shalâh*_, terngiang suara adzan.
Sampai sehabis shalat berjamaah, masih juga terngiang. Akhirnya hatinya terdorong untuk membuat lagu yang cengkoknya mirip adzan, ada *“S” nya, “A” nya, “H”* nya.

Kemudian pena berjalan, tertulislah:
*17 Agustus tahun 45*_
*Itulah hari kemerdekaan kita*_*Hari merdeka nusa dan bangsa*_
*Hari lahirnya bangsa Indonesia*_*Merdeka*_
*Sekali merdeka tetap merdeka*_*Selama hayat masih dikandung badan*_
*Kita tetap setia tetap setia*_*Mempertahankan indonesia*_
*Kita tetap setia tetap setia*_*Membela negara kita*_

Maka peran para ulama, kyai dan para sayyid tidak sedikit dalam pembinaan patriotisme bangsa.

Malahan, *Bung Karno,* ketika mau membaca teks proklamasi di Pegangsaan Timur Jakarta, minta didampingi putra ulama atau kyai. Tampillah seorang dari kampung Batu Ampar, *Maya Kumbung,* Sumatera Barat.
Siapa beliau?
*H. Mohammad Hatta.*
Beliau putra ulama.
*Bung Hatta* adalah putra Ustadz Kyai Haji Jamil, Guru*Thariqah Naqsyabandiyyah Kholidiyyah*.Akhirnya, *Bung Hatta* menjadi wakil presiden pertama.
Sayang, sejarah *Bung Hatta* adalah putra ulama dan putra penganut *tarekat* tidak pernah dijelaskan di sekolah, yang diterangkan hanya *Bapak Koperasi*.

Mulai sekarang, mari kita terangkan sejarah dengan utuh._
Jangan sekali-kali memotong sejarah. Jika anda memotong sejarah, suatu saat, sejarah anda akan dipotong oleh Allah SWT.

*اللهم صل على محمد وآل محمد* [disingkat oleh WhatsApp]

14 Februari 2017

HAL YANG DICINTAI DI DUNIA

Rasulullah saw. pernah duduk bersama para Sahabat-sahabatnya dan menanyai mereka,

dimulai dari (Abu Bakar)
Apa yg engkau cintai dari dunia ini?
Maka ia berkata : yg saya cintai dari dunia ini ada tiga:
-Duduk di hadapanmu saw.
-Melihatmu saw.
-Menginfaqkan hartaku untukmu saw.

Dan engkau wahai (Umar),
apa yg kamu cintai dari dunia ini?
Maka ia berkata : yg saya cintai dari dunia ini ada tiga :
-Mengajak kepada kebenaran walaupun secara sembunyi-sembunyi.
-mencegah kemungkaran walaupun secara terang-terangan.
-mengatakan yang haq (benar) walaupun itu pahit.

Dan engkau wahai (Utsman), apa yg kamu cintai dari dunia ini?
Maka ia berkata : yg saya cintai dari dunia ini ada tiga :
-Memberi makan.
-Menyebarkan salam.
-Dan shalat di malam hari di saat manusia tidur.

Dan engkau wahai (Ali), apa yg kamu cintai dari dunia ini?
Maka ia berkata : yg saya cintai dari dunia ada tiga :
-Memuliakan tamu.
-Berpuasa di musim panas.
-Dan membunuh musuh dgn pedang.

Kemudian Nabi saw. menanyai (Abu Dzar Al-Ghifary), apa yg kamu cintai di dunia ini?
Ia berkata : yg saya cintai di dunia ini ada tiga hal :
-Rasa lapar.
-Sakit.
-Dan mati.

Kemudian Nabi saw. berkata kepadanya : Mengapa?
Maka (Abu Dzar) menjawab :
Saya mencintai rasa lapar agar hatiku menjadi lembut. Saya mencintai sakit agar dosaku berkurang.
Dan saya mencintai mati agar aku dapat bertemu dengan Rabbku.

Kemudian Nabi saw. bersabda: Aku telah dijadikan mencintai tiga hal dari dunia kalian ini :
Wangi-wangian (parfum)
Dan dijadikan penyejuk mataku di dalam shalat.

Dan pada waktu itu turun (Jibril as.) dan mengucapkan salam kepada mereka dan berkata : Dan saya mencintai tiga hal dari dunia kalian :
..Menyampaikan risalah (pesan).
..Menunaikan amanah.
..Dan mencintai orang-orang miskin.

Kemudian ia naik ke langit dan turun kembali dan berkata : Allah azza wa jalla mengucapkan salam kepada kalian dan mengatakan : sesungguhnya Ia mencintai tiga hal dari dunia kalian :
..Lidah yg senantiasa berdzikir.
..Hati yg khusyuk.
..dan jasad (tubuh) yg sabar atas musibah.
Maha suci Allah dan segala puji bagiNya.
Maha suci Allah Yg Maha Agung.

Pesan ini berhak untuk anda sebarkan kepada yg lain..

Tiga do'a yg tidak kalian lupakan dalam sujud kalian :
...Allahumma innii asaluka husnal khatimah (اللهم إني أسألك حسن الخاتمة)
#Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMu husnul khatimah.
...Allahummarzuqnii taubatan nasuuhah qablal mauti (اللهم ارزقني توبة نصوحة قبل الموت)
#Ya Allah berilah hamba rezeki berupa taubat nasuhah sebelum mati.
...Allahumma yaa muqallibal quluub tsabbit qalbii alaa diinika (اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك)
#Ya Allah yg membulak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku atas agamamu.

Bahkan jika anda berniat untuk menyebarkan kalimat ini, niatkanlah untuk kebaikan. Mudah-mudahan Allah menghilangkan untukmu dgnnya (kalimat ini) kesulitan dari kesulitan-kesulitan dunia dan akhirat.

Sembilan perkara yg bermanfaat bagimu di dalam kehidupanmu sehari-hari :
1- ingin kebahagiaan = Shalatlah tepat pada waktunya.
2- ingin cahaya pada wajah = Laksanakan shalat malam.
3- ingin kelonggaran (hidup) = Bacalah Al-Qur'an.
4- ingin kesehatan = Berpuasalah.
5- ingin kelapangan (hidup) = Senantiasalah beristighfar.
6- ingin hilangnya kesedihan/kesusahan = Senantiasalah berdo'a
7- ingin hilangnya kesukaran/penderitaan = Ucapkanlah "لا حول و لا قوة إلا بالله".
8- ingin keberkahan = Bershalawatlah atas Nabi saw.
9- ingin kebaikan (yg banyak) tanpa rasa lelah = Janganlah simpan kalimat ini, akan tetapi sebarkanlah dan anggaplah sebagai shadaqah jariyah bagimu dan bagi kedua
orang tuamu.

Semoga bermanfaat.....

11 Februari 2017

TIGA TANDA JODOH

Tak ada satupun yang bisa tahu siapa  sebenarnya jodoh kita. Apakah Ia harus seorang wanita atau pria yang cantik atau tampan, kaya dan baik hatinya? Bahkan tidak bisa dipungkiri lagi bahwa banyak sekali orang yang percaya dengan ramalan tentang jodoh.

Di dalam Islam, orang-orang yang mempercayai ramalan baik itu tentang jodoh, rezeki, dan hal-hal lainnya merupakan orang yang musyrik, karena sudah sangat jelas bahwa hanya Allah lah yang tahu tentang masa depan.

Lantas bagaimanakah cara mendapatkan jodoh menurut pandangan Islam? Simaklah tiga tanda-tanda jodoh menurut Islam dibawah, insyaAllah berguna bagi Anda yang sedang mencari jodoh.

1. "Siapa yang paling bisa Memaklumi keadaan Anda".

Jodoh bermula dari hati ke hati, maka jika ada orang yang benar-benar mencintai anda, ialah ia yang bisa memaklumi anda dari hati yaitu memaklumi dari berbagai segi fisik, perasaan, keadaan dan yang terpenting ia yang mau menerima anda apa adanya.

Allah Taala berfirman: “Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram bersamanya, dan dijadikanNya diantara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian terdapat tanda-tanda (kekuasananNya) bagi kaum yang berfikir”. (QS. Ar-Ruum:30)

2. "Siapa yang paling bisa Memaafkan kesalahan Anda".

Memang sangat sulit untuk dapatkan pasangan baik, apalagi ia mempunyai sikap pemaaf. Pada dasarnya manusia mempunyai batas kesabaran yang berbeda-beda, namun setidaknya ia dapat memaafkan kesalahan Anda. Karena pasangan yang mencintai Anda dengan tulus adalah ia yang mampu memaafkan segala kesalahan yang Anda lakukan. Namun yang perlu digaris bawahi, jangan sampai melakukan kesalahan fatal, karena pasangan juga manusia biasa yang memiliki batasan kesabaran.

3. "Siapa yang paling bisa Memotivasi diri Anda".

Dalam hidup tidak selamanya di atas, seperti halnya roda yang berputar. Seiring jalannya waktu hidup juga berputar terkadang di atas, terkadang di bawah. Maksudnya adalah pasangan yang baik adalah ia yang selalu memotivasi diri Anda walaupun posisi hidup sedang berada di bawah.

Di masa sekarang ini banyak sekali pria maupun wanita yang mencari pasangan hanya berdasarkan materi. Ketika mempunyai segala-galanya ia mendekat, tapi ketika semua kekayaan hilang ia menjauh. Maka dari itu carilah pasangan yang setia memotivasi diri Anda walaupun posisi hidup tidak kaya raya.

Itulah tiga tanda jodoh menurut Islam. Bisa kita simpulkan bahwa segala sesuatunya harus diarahkan pada kebaikan dan mendorong kita juga untuk lebih giat beribadah kepada Allah. InsyaAllah dengan langkah yang Anda ambil tersebut akan mengarahkan Anda untuk menemukan dan meminang jodoh yang tepat. Lagi pula Allah tidak pernah ingkar atas segala janjinya. Sedetik pun Allah juga tidak akan pernah menunda takdir seseorang. Inilah bukti kekuasaan-Nya.

06 Februari 2017

KONDISI AKHIR ZAMAN

Sekedar share tentang kondisi zaman ini

*🌴🌺Kondisi Indonesia🌺🌴*

*📌 Rezimnya begini ... 👇🏻*

Dari 'Aisyah Radhiallahu 'Anha, bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam berdoa:

اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أمْرِ أُمَّتِي شَيْئاً فَشَقَّ عَلَيْهِمْ ، فاشْقُقْ عَلَيْهِ ، وَمَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئاً فَرَفَقَ بِهِمْ ، فَارفُقْ بِهِ

_Ya Allah, barang siapa yang diberikan amanah mengurus urusan umatku lalu dia mempersulit mereka maka persulitlah dia, dan barang siapa yang diberikan amanah mengurus urusan umatku lalu dia berlaku baik kepada mereka, maka, perlakukanlah dia dengan baik pula._

(HR. Muslim No. 1828, Ahmad No. 24622, Ibnu Hibban No. 553, Abu ‘Uwanah No. 7025, dll)

*📌 Pejabatnya Begini ...👇🏻*

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

«سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ، يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ، وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ، وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ، وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ، وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ» ، قِيلَ: وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ؟ قَالَ: «الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ»

“Akan datang ke pada manusia tahun-tahun penuh kebohongan, saat itu pendusta dibenarkan, orang yang benar justru didustakan, pengkhianat diberikan amanah, orang yang dipercaya justru dikhianati, dan Ar-Ruwaibidhah berbicara.” Ditanyakan: “Apakah Ar-Ruwaibidhah?” Beliau bersabda: “Seorang laki-laki yang bodoh (Ar Rajul At Taafih) tetapi sok mengurusi urusan orang banyak.”

*(HR. Ibnu Majah No. 4036. Ahmad No. 7912. Dihasankan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth dalam Ta’liq Musnad Ahmad No. 7912. Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan: sanadnya jayyid. Lihat Fathul Bari, 13/84)*

*📌 Sebagian Polisinya begini ... 👇🏻*

Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

"سَيَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ شَرَطَةٌ، يَغْدُونَ فِي غَضِبِ اللَّهِ، وَيَرُوحُونَ فِي سَخَطِ اللَّهِ، فَإِيَّاكَ أَنْ تَكُونَ مِنْ بِطَانَتِهِمْ".

Akan datang di akhir zaman adanya polisi yang di pagi hari di bawah kemurkaan Allah, dan sore harinya di bawah kebencian Allah. Hati-hatilah kamu menjadi bagian dari mereka.

*(HR. Ath Thabarani dalam Al Kabir No. 7616. Imam Al Munawi mengatakan: shahih. Lihat _At Taisir bi Syarh Al Jaami’ Ash Shaghiir,_ 2/192)*

*📌 Orang yang dibelakang rezim begini ..👇🏻*

Nabi ﷺ bersabda :
تبغض العرب فتبغضني

_Engkau membenci Arab maka kau telah membenciku_

*(HR. At Tirmidzi No. 3927, katanya: hasan. Ahmad No. 23731, Al Hakim dalam _Al Mustadrak_ No. 6995, katanya: shahih)*

*📌 Kondisi Sistem Ekonomi dan Pergaulannya begini ..👇🏻*

Dari Ibnu ‘Abbas _Radhiallahu ‘Anhuma,_ bahwa Nabi ﷺ bersabda:

إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ حَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ كِتَابَ اللهِ

_Jika zina dan riba sudah muncul di sebuah negeri maka mereka telah menghalalkan azab Allah

*(HR. Al Baihaqi, _Syu’abul Iman_ No. 5416. Al Hakim, Al Mustadrak No. 2261, kata Al Hakim: _shahihul isnad_. Syaikh Al Albani menshahihkan dalam _Shahihul Jami’_ No. 679)*

*📌 Kondisi Sebagian Ulama dan Tokoh Islamnya begini ...👇🏻*

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا

_Sesungguhnya Allah tidaklah menghapuskan ilmu begitu saja dari manusia. Tapi dihapuskannya dengan mewafatkan ulama, sampai ulama tidak tersisa. Manusia pun mengambil tokoh-tokoh bodoh, lalu mereka ditanya, dan berfatwa tanpa ilmu sehingga mereka sesat dan menyesatkan._
*(HR. Al Bukhari)*

*📌 Kondisi umatnya begini ..👇🏻*

Rasulullah ﷺ bersabda:

يوشك الأمم أن تداعى عليكم، كما تداعى الأكلة إلى قصعتها. فقال قائل: ومِن قلَّةٍ نحن يومئذ؟ قال: بل أنتم يومئذٍ كثير، ولكنكم غثاء كغثاء السَّيل، ولينزعنَّ الله مِن صدور عدوِّكم المهابة منكم، وليقذفنَّ الله في قلوبكم الوَهَن. فقال قائل: يا رسول الله، وما الوَهْن؟ قال: حبُّ الدُّنيا، وكراهية الموت

"Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk." Seorang laki-laki berkata, "Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?" beliau menjawab: "Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian, dan akan menanamkan ke dalam hati kalian Al wahn." Seseorang lalu berkata, "Wahai Rasulullah, apa itu Al wahn?" beliau menjawab: "Cinta dunia dan takut mati."

*(HR. Abu Daud No. 3745. Syaikh Bin Baaz mengatakan: hasan. Lihat _Majmu' Al Fatawa,_ 5/106)*

Tapi ... kita tidak berputus asa, harapan kebangkitan masih ada, sebab masih ada umat Islam yang seperti ini ...

*📌 Koordinasi Antar Gerakan Islam 👇🏻*

Allah Ta'ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا خُذُوا حِذْرَكُمْ فَانْفِرُوا ثُبَاتٍ أَوِ انْفِرُوا جَمِيعًا

_Hai orang-orang yang beriman, bersiap siagalah kamu, dan majulah (ke medan pertempuran) berkelompok-kelompok, atau majulah bersama-sama!_ (Qs. An Nisa: 71)

*📌 Masih ada para pemuda yang beriman kepada Allah Ta'ala*

نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ نَبَأَهُمْ بِالْحَقِّ ۚ إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آمَنُوا بِرَبِّهِمْ وَزِدْنَاهُمْ هُدًى

_Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk_. (Qs. Al Kahfi: 13)

*📌 Kelompok umat Islam yang istiqamah 👇🏻*

Dari Tsauban _Radhiallahu ‘Anhu_, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَذَلِكَ

_“Ada segolongan (thaifah) umatku yang senantiasa di atas kebenaran, tidaklah memudharatkan mereka orang-orang yang memusuhi mereka, sampai Allah datangkan urusannya (kiamat), dan mereka tetap demikian.”_

*(HR. Muslim No. 1920, At Tirmidzi No. 2229, Ibnu Majah No. 6)*

*📌Ulama dan umat yang berani menasihati pemimpin zalim*

Dari Abu Sa'id Al Khudri _Radhiallahu 'Anhu_, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

إِنَّ مِنْ أَعْظَمِ الْجِهَادِ كَلِمَةَ عَدْلٍ عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ

_Sesungguhnya jihad yang paling agung adalah mengutarakan perkataan yang benar dihadapan pemimpin yang zalim._

*(HR. At Tirmidzi No. 2329, katanya: hasan)*

_Wallahul Musta'an wa Lillahil 'Izzah wa Lil Rasul wal Mu'minin_

🌿🍃🌸🌻🌴🌺🌾☘

22 Januari 2017

KATA-KATA MUTIARA


من الطبيعي أن ترى السفينة في الماء لكن من الخطر أن ترى الماء في السفينة فكن أنت في قلب الدنيا ولا تجعل الدنيا في قلبك .      

Adalah hal biasa jika kau melihat perahu di atas air , namun bahaya bila melihat air dalam perahu. Maka engkau boleh berada dihati dunia tapi jangan kau tempatkan dia dalam hatimu.                              

 إن خسِرت شيئًا لم تتوقع يومًا أن تخسره ، فإن الله سيرزقك شيئًا لم تتوقع يومًا أن تملكه .

Jika kau pernah merugi sesuatu yang tidak pernah kau sangka suatu hari, makasesungguhnya Allah akan memberimu rizki suatu hari yang tidak pernah kau kira akan memilikinya

 تفاءل عندما تصعب عليك الأمور ، فإن الله تعالى أقسم مرتين فإنّ مع العُسر يُسرا ، إنّ مع العسر يسرا .

Optimislah saat segala urusan terasa sulit bagimu, karena Allah telah bersumpah dua kali "sesungguhnya sebuah kesulitan bersama kemudahan, sesungguhnya sebuah kesulitn bersama kemudahan"

 الحياة سألت الموت :
لمآذا البشر يحبونني ويكرهونك ؟
أجاب الموت : ﻷنك كذبة جميلة وأنا حقيقة مؤلمة
Kehidupan bertanya kepada kematian:
mengapa manusia mencintaiku dan membencimu?
maka maut menjawab: "karena kau adalah kebohongan yang indah, sedangkan aku adalah kenyataan yang menyakitkan"

 لا نعلم بعد رحمة الله ما الذي سيدخلنا الجنة ؟؟
أهي ركعة ، أو صدقة ، أو سقيا ماء ، أو حاجة مؤمن قضيناها ، أو دعوة ، أو ذكر !!!!
فاعمل ولا تستصغر !!!!!!

Kita tidak tahu setelah Allah merahmati kita, apalagi yang bisa membuat kita masuk surga??
apakah itu ruku', atau sedekah, atau air yang kita berikan, atau kebtuhan orang beriman yang kita tunaikan, atau doa, ataukah dzikir kita??
maka beramal lah dan jangan menyepelekan !

 ضع قليلاً من العاطفة على عقلك حتى يلين
  وضع قليلاً من العقل على قلبك كي يستقيم .
Letakkan sedikit perasaan pada akalmu agar dia lembut
dan letakkan sedikit akal pada perasaanmu agar dia lurus
تعجبني القلوب التي تستقبل الألم بصمت و تبرر أخطاء الآخرين بحسن نيه .
Aku takjub kepada hati yang menerima kesakitan dengann diam, dan menilai kesalahan orang lain dengan niat yang baik

 عندما تظن بأن بعد الشقاء سعاده ، وبعد دموعك إبتسامة فقد أديت عبادة عظيمه ألا وهي حسن الظن بالله

Ketika kau meyakini bahwa setelah  kesengsaraan adalah sebuah kebahagiaan dan setelah air mata yang mengalir adalah senyuman, maka sesunggunhnya kau telah melaksanakan ibadah yang amat agung yaitu berprasangka baik kepada Allah
 إذا أتعبك ألم الدنيا فلا تحزن .. فربما أشتاق الله لسماع صوتك وأنت تدعوه .. لا تنتظر السعادة حتى تبتسم .. ولكن ابتسم حتى تكون سعيد .. لماذا تطيل التفكير والله ولي التدبير .. ولماذا القلق من المجهول وكل شيء عند الله معلوم .. لذلك إطمئن فأنت في عين الله الحفيظ .. وقل بقلبك قبل لسانك « فوضت أمري إلى الله » طيب الله أيامكم بذكره

Jika sakitnya dunia membuatmu lelah maka janganlah bersedih......... barangkali Allah ingin mendengar suaramu dalam doamu........dan jangan kau tunggu kebahagiaan untuk tersenyum........namun tersenyumlah sehingga kau bahagia.........mengapa kau berpikir banyak sedangkan Allah adalah yang maha Mengatur.......mengapa gundah akan sesuatu yang tidak kita ketahui sedangkan segal sesuatu Allah sudah tahu........oleh karena itu tenanglah karena engkau selalu berada pada pengawasan Allah yang maha Menjaga......dan ucapkan dengan hatimu debelum dengan lisanmu...........aku serahkan segala urusanku kepada Allah

إذا لم تعرف عنوان رزقك.. فلا تخف.. لأن رزقك يعرف عنوانك.. فإذا لم تصل إليه.. فهو حتما سيصل إليك.
jika kau tidak tahu alamat rizkimu ...... janganlah takut......karena  rizki llah tahu dimana alamatmu....jika kau tidak bisa sampai kepadanya......niscaya dia akan sampai kepadamu...

إذا قابلنا الإساءة بالإساءة.. فمتى ستنتهي الإساءة؟!
قال تعالى: "فمن عفا وأصلح فأجره على الله"

Jika kita membalas keburukan dengan keburukan maka kapan keburukan ini akan berakhir?!
Allah berfirman "dan barangsiapa yang memaafkan dan memperbaiki maka pahalanya ada di sisi Allah".

عندما نتأخر عن الدوام ندخل برأس منكوس وكلام مهموس حياء من المدير.. فهل نشعر بنفس هذا الشعور عندما نتأخر في الصلاة ونقف بين يدي الله؟!
Ketika kita telat masuk kerja, kita masuk dengan kepala tertunduk dan suara yang lesu karena malu kepada direktur.....maka apakah kau merasakan hal yang sama saat kau terlambat dalam sholat dan berdiri di hadapan Allah ?!

لاتحسد أحدا بنعمة فأنت لاتعلم ماذا أخذ الله منه.. ولاتحزن بمصيبة فأنت لاتعلم ماذا سيعطيك الله عليها "إنما يوفى الصابرون أجرهم بغير حساب"

Jangan kau iri kepada seorangpun karena sebuah nikmat, karena kau tidak tahu apa yang telah Allah ambil darinya...... dan janganlah bersedih karena sebuah musibah, karena kau tidak tahu apa yang akan Allah hadiahkan untukmu......... Allah berfirman "sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang diberikan pahala tanpa dikira kira"

حكمتين من أروع ما وصلني اليوم :
حكمة يابانيةُِ :
ليس كل سقوط نهاية  فسقوط المطر أجمل بدايةُ

Pelajaran dari Jepang: bukan semua kejatuhan adalah sebuah akhir, karena turunnya hujan adalah adalah awal yang paling indah

يقول حكيم يوناني:
كنت ابكي لأنني أمشي بدون حذاء
ولكنني توقفت عَنَ البكاء عندما رأيت رجلاََ بلا قدمين..
دائما الحمدلله علىَ كل حال ''
Dahulu aku menangis karena aku berjalan tanpa alas kaki.... namun akhirnya aku berhenti menangis saat aku melihat lelaki tanpa kedua kakinya......maka selalu ucapkanlah alhamdulillah pada setiap keadaan
يوماً ما ستكتشف:
"أن حزنك حماك من النار
  وصبرك أدخلك الجنة"
Pada suatu hari kau akan menemukan: bahwa kesedihanmu akan menyelamatkanmu dari neraka dan kesabaranmu akan memasukkanmu kedalam surga
إذا لم تتصدق بفلوسك
تصدق بضروسك!!
يعني " ابتسم "   

Jika kau tidak bisa bersedekah dengan hartamu, maka bersedekahlah dengan gigimu, yakni tersenyumlah!
من عجائب الإنسان أنه يستفز من سماع (النصيحه) و ينصت لسماع الفضيح.

Diantara keajaiban manusia adalah, dia merasa risih mendengarkan nasehat dan terdiam saat mendengarkan keburukan
- لا تتوقع من نهاية اليوم إلاَّ الرِّضَا وسترضى..
استعن بالكريم
استعنْ بالرحيم
استعن بالعظيم
Jangan berharap dari akhir setiap hari kecuali ridha maka kau akan ridha.... mintalah pertolongan kepada Maha dermawan, Maha penyayang, dan Maha Agung........

لا تدع الناس يعرفون  عنك سوى سعادتك !
» ولا يرون منك إلا ابتسامتك .

Jangan biarkan manusia mengetahui sesuatu darimu melainkan kebahagiaanmu, dan jangan sampai mereka melihat kecuali senyummu

إن ضاقت عليك أمورك!
    » ففي القرآن جنتك .
إن آلمتك وحدتك !
    » فإلى السماء دعوتك .
إن سألوك عن أخبارك !
    » فاحمد الله و ابتسم .
Jika semua urusanmu terasa sempit maka di dalam Al Qur'an ada surgamu
Dan jika kesendirianmu menyakitimu , maka kelangit kirimkan doamu
dan jika mereka bertanya tentang kabarmu maka katakan Alhamdulillah dan tersenyumlah

أخيراً:
إذا نويت نشر هذا الكلام!
    »  انو به خيراً لعل الله يفرج لك بها كربة من كرب الدنيا

Sebagai penutup..
Jika engkau berniat utk share faedah yg sangat berharga ini,,
Jgn lah lupa berniat baik,
Semoga dg niat baik ini Allah Swt berikan kelancaran dlm segala urusan kita..
Keberkahan dlm rejeki kita..
Dijaga dr segala marabahaya..
Diluaskan rejeki kita..
Dijaga aqidah kita beserta klrga dan anak cucu dr segala aliran dan aqidah yg menyimpang..
Dan ditutup umur kita semua dlm keadaan husnul khatimah,
Amiinn Allahumma Amiinn..

هدية للأحباب.
أرسلها لقائمتك ليشهدوا لك بذلك غداً ولا تحرم نفسك الأجر بإذن الله

Gift utk saudaraku yg kucinta..

Berbagilah akan faedah ini kpd handai taulan supaya mereka kelak menjadi saksi akan ibadah ini.


18 Januari 2017

ULAMA DAN FITNAH

Ulama dan Fitnah*

_Oleh : Aldi Akbar_

Sepertinya kejadian ini akan terus berulang dari masa ke masa sampai terdengarnya bunyi sangkakala, dimana para ulama dicaci, dibenci dan bahkan difitnah. Ujian ini bukan hanya untuk para ulama, tapi juga untuk kita.
karena Rosululloh saw. pernah berkata: “Akan datang kepada manusia suatu zaman, orang yang berpegang teguh pada agamanya seperti orang yang menggenggam bara api.” (HR. Tirmidzi)
Apakah kita mampu “menggenggam bara” ini sampai ajal menjemput?
Panas bara yang mengantarkan rasa sakit ke otak lalu menjalar ke seluruh tubuh, panas yang kadang membuat kalap kemudian muak, panas yang kadang memancing amarah.
Namun Allah takkan pernah merugikan umat yang benar-benar mencintainya, siapa yang mampu bersabar diatas ujian “menggenggam bara” ini, telah dijanjikan oleh Allah satu hal yang diimpikan semua umat Islam, yaitu pertemuan yang sangat manis dengan-Nya.
Lalu bagaimana cara meredam rasa sakit, muak dan marah tersebut? Apa yang mampu menolong kita dalam meredam semua rasa sakit, kesal dan marah tersebut?
Allah menjawab: “Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan shalat itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, (yaitu) bagi mereka yang yakin bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali pada-Nya.” (QS. Al-Baqarah, 45-46)
Dengan melewati ujian “menggenggam bara” ini menggunakan shalat dan sabar, mudah-mudahan Allah mengizinkan kita untuk bisa berjumpa dengan-Nya di akhirat kelak. Aamiin ya Robbal’alamin.
Sejarah dengan jelas mengungkap fakta.
Tidak hanya hari ini para ulama diserang.
Presiden pertama, founding father-nya negara inipun pernah menyerang seorang ulama besar.
Dianggap melawan pemerintah (yang menurut saya sebenarnya pemerintah waktu itu tak ingin mendapat kritikan yang cerdas), M. Yamin dan Soekarno berkolaborasi menjatuhkan wibawa Buya Hamka melalui headline beberapa media cetak yang diasuh oleh Pramoedya Ananta Toer.
Berbulan-bulan Pramoedya menyerang Buya Hamka secara bertubi-tubi melalui tulisan di koran (media yang paling tren saat itu), Allahuakbar! sedikitpun Buya Hamka tak gentar, fokus Buya tak teralihkan, beliau terlalu mencintai Allah dan saudara muslimya, sehingga serangan yang mencoba untuk menyudutkan dirinya tak beliau hiraukan, Buya Hamka yakin jika kita menolong agama Allah, maka Allah pasti menolong kita. Pasti!

Oh! Buya Hamka terlalu kuat dan tak bisa dijatuhkan dengan serangan pembunuhan karakter melalui media cetak yang diasuh oleh Pram, tak sungkan-sungkan lagi, Soekarno langsung menjebloskan ulama besar tersebut ke penjara tanpa melewati persidangan.
Seperti doa nabi Yusuf as. ketika dipenjara: Yusuf berkata, “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. dan jika tidak Engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh.” (QS. Yusuf, 33)
Yah! Saat itu penjara jauh lebih baik bagi Buya Hamka, jauh lebih baik daripada menyerahkan kepatuhannya terhadap Allah kepada orang-orang yang hanya mengejar dunia.

2 tahun 4 bulan di dalam penjara tak beliau sia-siakan dengan bersedih, malah Buya Hamka bersyukur telah dipenjara oleh penguasa pada masa itu, karena di dalam penjara tersebut beliau memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikan cita-citanya, merampungkan tafsir Al-Qur’an 30 juz, yang sekarang lebih kita kenal dengan nama kitab tafsir Al-Azhar.

Lalu bagaimana dengan ketiga tokoh tadi?

Ternyata Allah masih sayang kepada Pramoedya, M. Yamin dan Soekarno. Karena apa yang telah dilakukan oleh ketiga tokoh bangsa tersebut terhadap Buya Hamka, tak harus diselesaikan di akhirat, Allah telah mengizinkan permasalahan tersebut untuk diselesaikan di dunia saja.
Di usia senjanya, Pramoedya akhirnya mengakui kesalahannya dimasa lalu dan dengan rendah hati bersedia “meminta maaf” kepada Buya Hamka, ya! Pramoedya mengirim putri sulungnya kepada Buya Hamka untuk belajar agama dan men-syahadat-kan calon menantunya.

Apakah Buya Hamka menolak? Tidak! Dengan lapang dada Buya Hamka mau mengajarkan ilmu agama kepada anak beserta calon menantu Pramoedya, tanpa sedikitpun pernah mengungkit kesalahan yang pernah dilakukan oleh -salahsatu penulis terhebat yang pernah dimiliki indonesia- tersebut terhadap dirinya. Allahuakbar! Begitu pemaafnya Buya Hamka.

Ketika M. Yamin sakit keras dan merasa takkan lama lagi berada di dunia ini, beliau meminta orang terdekatnya untuk memanggilkan Buya Hamka. Saat Buya Hamka telah berada di sampingya, dengan kerendahan hati M. Yamin (memohon maaf dengan) meminta kepada Buya Hamka agar sudi mengantarkan jenazahnya untuk dikebumikan di kampung halaman yang telah lama tak dikunjungi Talawi, dan di kesempatan nafas terakhirnya M. Yamin minta agar Buya sendiri yang menuntunnya untuk mengucapkan kalimat-kalimat tauhid.
Apakah Buya Hamka menolak? Tidak! Buya Hamka menuluskan semua permintaan tersebut, Buya Hamka yang “menjaga” jenazah -tokoh pemersatu bangsa- tersebut sampai selesai dikebumikan dikampung halamannya sendiri.

Namun, lain hal dengan Soekarno, malah Buya Hamka sangat merindukan proklamator bangsa Indonesia tersebut, Buya Hamka ingin berterima kasih telah diberi “hadiah penjara” oleh Bung Karno, yang dengan hadiah tersebut Buya memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikan tafsir Al-Azharnya yang terkenal, dengan hadiah tersebut perjalanan ujian hidup Buya menjadi semakin berliku namun indah, Buya Hamka ingin berterima kasih untuk itu semua.
Lalu kemana Soekarno? Kemana teman seperjuangannya dalam memerdekakan bangsa ini menghilang? Dalam hati Buya Hamka sangat rindu ingin bertemu lagi dengan -singa podium- tersebut. Tak ada marah, tak ada dendam, hanya satu kata “rindu”.
Hari itu 16 Juni 1970, ajudan presiden Soeharto datang kerumah Buya, membawa secarik kertas, kertas yang tak biasa, kertas yang bertuliskan kalimat pendek namun membawa kebahagian yang besar ke dada sang ulama besar, pesan tersebut dari Soekarno, orang yang belakangan sangat beliau rindukan, dengan seksama Buya Hamka membaca pesan tersebut:
“Bila aku mati kelak, minta kesediaan Hamka untuk menjadi imam shalat jenazahku.”
Buya Hamka bertanya kepada sang ajudan “Dimana? Dimana beliau sekarang?” Dengan pelan dijawab oleh pengantar pesan “Bapak Soekarno telah wafat di RSPAD, jenazahnya sedang dibawa ke Wisma Yoso.”
Mata sayu Buya Hamka mulai berkaca, kerinduan itu, rasa ingin bertemu itu, harus berhadapan dengan tubuh kaku, tak ada lagi pertemuan yang diharapkan, tak ada lagi cengkrama tawa dimasa tua yang dirindukan, hanya hamparan samudera maaf untuk saudaranya, mantan pemimpinnya, pemberian maaf karena telah mempenjarakan beliau serta untaian lembut doa dari hati yang ikhlasagar Bung Karno selamat di akhirat, hadiah khusus dari jiwa yang paling lembut sang ulama besar, Buya Hamka.
Dizaman sekarang, Mulai terasa sejarah itu kembali terulang, dimana para penguasa mulai berusaha menyudutkan para ulama, menyerang para ulama melalui media-media pendukung mereka, menebar kebencian kepada para ulama melalui penulis-penulis pendukung mereka.
Lalu ada yang berkata, “ulama sekarang tak sehebat buya Hamka.” Tanya lagi hati kecil kita, apakah mereka yang tak hebat, ataukah kita yang ingin menolak pesan kebenaran itu sendiri.

Pertanyaannya:
– Di pihak siapa kita?
apakah di pihak para penguasa yang jelas sedang memuaskan nafsu duniawi mereka?
Ataukah di pihak para ulama yang menyampaikan kebenaran karena Allah, Tuhannya, Tuhan kita semua?
– Akankah para penguasa yang memfitnah para ulama saat ini, diberi kesempatan oleh Allah untuk meminta maaf sebelum ajal menjemput mereka? Semoga saja, semoga kesalahan mereka tak harus diselesaikan yaumul hisab. Aamiin ya Robbal’alamin

Demi Allah!
Saya mencintai Bung Karno, tanpa perjuangan beliau belum tentu kita bisa hidup seperti yang dirasa saat sekarang ini.
Demi Allah!
Saya mencintai M. Yamin, tanpa beliau, takkan pernah kita kenal apa itu Pancasila.
Demi Allah!
Saya mencintai Pramoedya Ananta Toer, beliau adalah mentor saya dalam menulis.

Demi Allah!
Cinta saya teramat besar kepada Buya Hamka, guru saya, orangtua saya, kakek saya, eyang buyut saya, salahsatu manusia yang selalu saya mintakan kepada Allah agar dapat mencium tangan dan memeluknya kelak di akhirat, salahsatu ulama yang paling saya banggakan, karena darah Minangnya, juga mengalir didalam tubuh saya, karena Tuhannya, Tuhan saya juga, Tuhan kita semua.

Maksud dari tulisan ini hanyalah untuk menumbuhkan rasa cinta kita kepada para ulama, para wakil Rosululloh, mulut mereka adalah “toa”nya Allah.
Tanpa mereka, kita takkan pernah tau mana ilmu yang berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist, mana ilmu yang berasal dari nafsu saja.
Tanpa mereka, kita takkan bisa menimbang, mana yang banyak manfaatnya, dan mana yang banyak mudharotnya.
Tanpa mereka, rasanya hidup hanya sebuah kesia-siaan.
Mari saudaraku, mari kita tutup dengan doa:
Ya Allah, Ya Mu’min,
Lindungilah ulama-ulama kami, dimanapun mereka berada
Ya Allah, Ya Rozaq,
Limpahkan rezki-Mu kepada para ulama kami, sehingga mereka selamat dari sifat menjilat pada penguasa yang lalim
Ya Allah, Ya Rofi’,
Tinggikanlah wibawa para ulama kami, sehingga para penguasa yang lalim gemetar takut jiwa dan ruh nya ketika berhadapan dengan mereka
Ya Allah, Ya Hayyu,
Sehatkan jiwa dan panjangkanlah umur ulama-ulama kami
Ya Allah, Ya Dzul Jalali Wal Ikrom,
Jagalah kebesaran nama para ulama kami, dan muliakanlah hidup mereka baik di dunia, maupun di akhirat.
Ya Allah, Ya Syakur,
Balaslah kebaikan para ulama kami, baik di dunia, maupun di akhirat kelak
Ya Allah, Ya Tawwab,
Maafkanlah kami, jika pernah berprasangka buruk terhadap ulama-ulama kami
Ya Allah, Engkau Maha Mendengar
Ya Allah, Engkau Maha Melihat
Ya Allah, Engkau Maha Mengabulkan Doa
Sesungguhnya kami mencintai para ulama kami hanya karena Engkau
Maka ya Allah kabulkanlah doa kami ini
Aamiin ya Robbal’alamin.
Terima kasih untuk para ulama
Terima kasih untuk dorongan kalian agar kami selalu bertaqwa
Terima kasih untuk mengajarkan kami bagaimana cara hidup di dunia
Terima kasih untuk segala bantuan kalian agar kami selamat hidup di akhirat kelak
Terima kasih telah menjerumuskan kami kedalam jurang kebenaran.

(dakwatuna.com/hdn)

Sumber : https://www.dakwatuna.com/2017/01/17/85002/ulama-dan-fitnah/